PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel) menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) tahun 2027 sebagai langkah strategis untuk menyinkronisasikan program kesehatan lintas sektoral. Pertemuan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Dinkes Babel ini dibuka oleh Kadinkes babel, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, dr. Lucia Shinta Silalahi ini, dihadiri oleh pejabat struktural, perwakilan Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Direktur RSUD dan RSJD se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara daring dan luring pada Rabu (13/05/2026).
Saat menyampaikan arahan, Lucia menjelaskan bahwa forum ini dilaksanakan guna mempertajam prioritas pembangunan kesehatan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Forum Renja merupakan wadah krusial untuk mengoordinasikan rancangan kerja tahunan," ujarnya.
"Fokus utama pertemuan ini adalah menyelaraskan indikator kinerja, lokasi pembangunan, serta pembiayaan agar sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)," lanjut Lucia
Salah satu poin penting yang dibahas dalam forum ini, lanjutnya, terdapat penyesuaian pagu anggaran untuk tahun 2027.
"Berdasarkan surat edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung tanggal 10 Februari 2026, terdapat perubahan signifikan pada Pagu Penyempurnaan Rancangan Renja," jelasnya.
Menurutnya, anggaran yang semula diproyeksikan sebesar sekitar 153 miliar, kini disesuaikan menjadi sekitar 193 miliar.
Lucia menegasakan bahwa meskipun pelaksanaan forum tahun ini dinilai sedikit terlambat dari jadwal biasanya, pihak Dinas Kesehatan berkomitmen bahwa kualitas perencanaan tetap menjadi prioritas utama.
"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kita berkumpul untuk menyatukan visi agar kegiatan yang disusun betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Bangka Belitung," ujarnya.
Sementara Subkoordinator Perencanaan, Firmansyah menjelaskan bahwa Hasil pembahasan forum ini akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang memuat prioritas kerja dan target kinerja.
"Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar final dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan untuk tahun 2027," lanjutnya.
"Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, diharapkan layanan kesehatan di Kepulauan Bangka Belitung dapat terus meningkat dan menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif," pungkas Firmansyah.